BANDARLAMPUNG — Setelah beberapa waktu terakhir, sejumlah beras merek ternama di Kota Bandar Lampung mengalami penurunan karena memasuki musim panen, kini kembali naik harga.

Berdasarkan pengakuan pedagang beras yang ditemui tim Inspiratif.co.id di sejumlah grosir serta pasar tradisional, kenaikan tersebut disebabkan oleh kelangkaan stok beras. Seperti Merek Raja Udang untuk kemasan 10 Kilogram, kini di tingkat grosir mencapai Rp.107 ribu rupiah, sementara untuk kemasan 5 Kilogram mencapai Rp57 ribu hingga Rp60 ribu rupiah.

Sementara beras merek lainnya, seperti 88, Kamboja, Aple, dan lainnya, harga berkisar Rp 103 ribu hingga Rp109 ribu per karung kemasan 10 kilogram.

“Mau gak mau naik mas, sekarang mulai langka. Karena pabriknya sudah mulai libur. Jadi proses distribusi juga terhambat,” ujar Nanang, salah satu pedagang beras di Pasar Way Dadi, Kota Bandar Lampung.

Hal demikian juga disampaikan salah satu pemilik grosir di Kelurahan Sukarame, Wiwi. Menurutnya, sudah lama gak di hantar. “Udah lama banget, ya mau gak mau harga juga naik dengan jumlah stok yang ada,” ungkapnya. (kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *