BANDAR LAMPUNG(Lintasmediaa.id) : – Enam puluh sembilan kepala keluarga warga jati rahayu datangi kantor LPKN Kota Bandar Lampung yang diwakili oleh beberapa orang yang dikoordinir oleh Dede. Minggu (30/05/2021).

Kedatangan enam puluh sembilan kepala keluarga yang diwakili oleh dede ini terkait masalah pemberhentian 40 tenaga kerja buruh yang diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan PT. Malindo feedmill tbk/prima fajar beberapa waktu lalu kini berbuntut panjang.

Dede koordinator warga yang bergabung dengan 69 kepala keluarga salah satu penanda tangan kesepakatan warga mendatangi Lembaga LPKN terkait laporan tokoh masyarakat Hamid yang telah lebih dahulu melaporkan nasib 40 tenaga buruh yang diberhentikan sepihak oleh perusahaan PT. Malindo feedmill tbk/Prima fajar ke Lembaga  LPKN Kota Bandar Lampung beberapa waktu lalu kini dipertanyakan kembali tindak lanjut laporan tokoh masyarakat hamid tersebut.

Dede sudah begitu kesal atas janji perusahaan yang dirasa sudah cukup lama tidak ada kabarnya, ” Sudah cukup lama satu tahun kami menunggu namun fihak perusahaan sampai saat sekarang belum ada kabar yang jelas ” Ungkapnya.

Kami warga Jati rahayu dimana dekat lokasi gudang PT. Malindo feedmill Tbk/Prima fajar tidak boleh bekerja lagi bahkan dilarang untuk bekerja disitu oleh security yang telah diperintahkan oleh fihak perusahaan, sapa saja yang mau bekerja dilihat KTP nya kalo warga Jati rahayu di tolak sedangkan warga dari luar dapat bekerja disitu, warga disini hanya jadi penonton yang setia sampai saat ini, mata pencarian kami hanya buruh kasar bukan pejabat di gudang itu, disini banyak pengangguran akibat dari pemberhentian itu” Papar dede “.

Kami menuntut terhadap perusahaan melalui Bantuan Lembaga LPKN untuk menjembatani warga Jati rahayu dalam hal ini, kalo hal ini perusahaan PT. Malindo feedmill tbk/Pajar frima masih juga tidak ada respon yang baik terhadap warga masyarakat Jati Rahayu maka kami akan menggelar demo ke perusahaan ” Terangnya kesal “.

Untuk sementara yang saya dapat informasi kalo buruh yang sekarang bekerja dari luar kota yang dikoordinir oleh seorang oknum Anggota TNI AD aktif ” Papar dede ”

Ditemui ditempat terpisah Ketua LPKN kota Bandar Lampung Imron menerangkan kepada media ini ” Saya menampung inspirasi dan keluhan warga Jati rahayu terkait masalah pemberhentian atas 40 tenaga buruh yang bekerja di PT. Malindo feedmill tbk/Prima fajar, bahkan sudah kami layangkan surat ke perusahaan dan diterima oleh Suci wakil HRD PT. Malindo feedmill tbk/Prima fajar pada tanggal 04/05/2021 kurang lebih pukul 11.00 Wib ” Terang Imron.

Pada tanggal 05/05/2021 saya (Imron.red) menilpon Tulus selaku asisten manager sekitar pukul 12.30, sambutannya sangat baik mengingat waktunya bulan Puasa maka nanti sehabis idul fitri bersama orang pusat kita dapat bertemu kata tulus menerangkan kepada saya ” Ucap Imron “.

Tanggal 27/05/2021 Hari Kamis sekitar pukul 11,16 wib jkami telpon jawabannya masih sama tunggu orang pusat ” Terangnya”.

Pada tanggal 28/05/2021 saya menghubungi Muhamad Syukur orang pusat jabatan HO via telpon tidak diangkat kemudian saya chating di WA dibaca namun tidak ada jawaban, saya sangat kecewa dan menyesalkan hal ini” Tutur Imron”.

Saya selaku ketua LPKN Kota Bandar Lampung sudah memberikan arahan dan menahan emosi yang diutarakan warga melalui perwakilan warga agar jangan melakukan hal hal yang negatif  kita harus bersabar dan saya akan berupaya untuk membantu warga Jati Rahayu untuk menyelesaikan persoalan ini agar jangan sampai timbul hal hal yang tidak diharapkan terjadi,sambil menunggu jawaban dari fihak perusahaan, ya kita harus sabar aja dulu ” Pungkas Imron ” Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *