BANDAR LAMPUNG(Lintasmediaa.id) : – Terkait persoalan masalah tenaga buruh warga Jati Rahayu Kelurahan Campang Jaya Kecamatan Sukabumi yang diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan Pt Malindo tbk/Prima fajar, serta melibatkan oknum TNI AD membuat Letda Inf Sunarto turun gunung.

Letda Inf Sunarto Dan tim Intel Kodim 0410/KBL datangi kantor LPKN Kota Bandar Lampung di Prum Jati Rahayu, kedatangan ini merupakan silaturahmi sekaligus ingin mendengar keterangan yang terkait pemberitaan yang melibatkan anak buahnya. Jum, at (04/06/2021).

Kedatangan Letda Inf Sunarto ini sebelumnya sudah memberi tahu kepada Roni ketua LPKN Kota Bandar Lampung melalui telpon seluler untuk dapat bertemu di kantor LPKN Kota Bandar Lampung guna bersilaturahmi serta membahas terkait persoalan PT. Malindo Tbk/Prima fajar dan tenaga buruh warga Jati Rahayu yang diduga didalamnya ada oknum anggota TNI terlibat.

Sekitar pukul 15.15 kurang lebih Letda Inf Sunarto tiba dikantor LPKN kota Bandar Lampung yang didampingi oleh Rekannya, kedatangan ke kantor LPKN ini disambut hangat oleh Roni, Imron dan Hamid, semula Letda Inf Sunarto akan datang ke Kantor LPKN sehabis jum’at karna ada tugas yang mendesak ahirnya diundur “terang Roni ”

Alhamdulillah kedatangan pak Narto membuat kami tenang agar persoalan ini cepet selesai, dan dapat menjembatani persoalan warga Jati Rahayu dengan perusahaan sehingga dapat bekerja kembali seperti dahulu di Perusahaan PT. Malindo Tbk/Prima Fajar dan pekerjanya bukan lagi dari luar akan tetapi kembali warga Jati Rahayu ” Ucap Roni”.

Letda Inf Sunarto berjanji akan membantu warga dengan persoalan ini, TNI akan menjadi kuat dan kokoh bersama rakyat, bukan sebaliknya rakyat takut dengan TNI akibat ulah oknum yang selalu menakuti nakuti rakyat, saya melihat sosok Pak narto orangnya baik sopan dan enak serta mendengarkan keterangan dari kami dan siap untuk membantu ” Papar Roni “.

Kedatangan beliau kekantor kami atas inisiatif pribadinya atau atas perintah komandannya saya kurang faham, apa mungkin karna beliau atasan AT sehingga ingin mendengar langsung keterangan dari warga dan apa yang sebenarnya terjadi, selama ini warga disini bekerja di gudang PT. Malindo sebelum Malindo itu gudang Lakop kemudian tripanca dan akhirnya PT. Malindo tidak pernah ada gejolak maupun ada yang diberhentikan atau ambil alih sekitar 30 tahun gudang itu dipegang warga Jati Rahayu dari anemer sampai buruh belum pernah ada yang ada masalah,nah memasuki tahun 2021 ini persoalan itu ada, ya karna diduga ada oknum mungkin yang mau ambil alih demi kepentingan pribadi yang mau menguasai gudang tersebut ” Terang Roni ” Lagi.

Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Sunarto dalam persoalan ini semoga menjadi cair, dan warga disini berikut mandornya dapat bekerja seperti semula lagi, warga disini tidak ada lagi pengangguran akan menjadi warga tenang dan damai tidak ada ada kejahatan ” Harap Roni “. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *