SEPUTIH RAMAN(Lintasmediaa.id) : – Pelayanan KCP BRI Seputih Raman mengecewakan nasabah, pelayanan karyawan KCP BRI yang dilakukan terhadap nasabahnya tidak menunjukan seorang pegawai yang profesional. Kamis (17/06/2021).

Ilhamsyah merupakan nasabah KCP BRI Seputih Raman, yang rencananya akan mengambil sertifikat tanahnya yang diagunkan ke KCP BRI Seputih Raman dipersulit dalam pengambilannya, Ia merupakan nasabah Bank KCP BRI Seputih Raman, Pada tanggal 06/04/2018 , saya pinjam uang ke Bank BRI dengan agunan sertifikat tanah dan saya sudah melunasi pinjaman tersebut pada tanggal 01/04/2020 ” Terang Ilham “.

Pada tanggal 27/05/2021 saya mendatangi kantor KCP BRI Seputih Raman bermaksud untuk mengambil sertifikat tanah yang sudah lama ada di Bank KCP BRI Seputih Raman, sambil membawa berkas dan bukti surat pelunasan serta rekom pengambilan sertifikat, sesampainya di kantor KCP Bank BRI saya bertemu dengan pegawai Bank KCP BRI bernama Ma’rufi, saya ceritakan maksud dan tujuan pada Ma’rufi  lalu dia mengatakan semua berkas dan sertifikat sudah dikirim ke BRI Seputih Banyak disini sudah tidak ada lagi ” Ucapnya “, kemudian saya tidak banyak tanya lagi mungkin benar klo berkas surat sertifikat itu dibawa ke BRI Seputih Banyak, lalu saya pulang ” Terang Ilham ” Menuturkan.

Keesokan harinya saya pergi ke kantor BRI Seputih Banyak dan bertemu dengan ibu Ulfa,  niat saya datang ke BRI  saya sampaikan kepada buk Ulfa lalu dia mengatakan nanti dicari dulu sertifikatnya ” Ucap buk ulfa” Lalu saya kembali pulang terang Ilham.

Keesokan harinya saya datangi lagi dan menanyakan sertifikat itu seperti kemarin, jawabnya masih belum ketemu mungkin slip ” Terang buk ulfa” Lalu saya kembali lagi pulang jelas Ilham lagi dengan penuh kecewa.

Saya tidak putus asa dihari ketiga saya datangi lagi kantor BRI dan jawaban buk Ulfa masih seperti kemaren masih slip dan akan diupayakan nanti dikabari bila sudah ketemu, lalu saya kembali pulang,” Terang Ilham ” selama 19 hari dari saya bertemu buk Ulfa itu tidak ada kabarnya bahkan saya telpon tidak diangkat, saya chat juga tidak dibalas saya benar benar merasa kecewa terhadap pelayanan Bank BRI Seputih Raman sepertinya saya merasa dipermainkan . ” Ucap Ilham kesal”.

Sertifikat tanah itu atas nama mertua saya, saya pinjam untuk agunan, mertua saya menanyakannya dan menyuruh saya ambil karna surat sertifikat itu ada di Bank BRI Seputih Raman sudah cukup lama 1 Tahun 1 bulan belum saya ambil selama saya melunasi, namun saat saya akan ambil kok dipersulit sementara saya sudah menunjukkan bukti buktinya dan tidak ada masalah, kok sulit ada apa? Jadi saya berfikir dan menduga duga kenapa kok susah diambilnya bukankah semua bukti sudah dilihat dan tidak ada masalah tapi tidak dapat diambil ada apa dengan surat sertifikat saya ini ” Tutur Ilham “.

Dalam benak fikiran saya seperti ada sesuatu terhadap surat sertifikat saya ini wajar  saya berfikir yang negatif sebab surat sertifikat saya diam selama satu tahun lebih satu bulan di Bank, mungkin saja ada yang nakal menggunakan sertifikat saya, semoga itu hanya dugaan saya saja, tapi wajar toh kalo saya punya fikiran negatif, karna aneh kok sulit saya ambil padahal sudah setahun lebih disimpan di Bank dan tidak ada masalah”  Jelas Ilham dengan nada rasa kecewa “.

Dengan dipersulitnya pengambilan surat sertifikat tanah milik saya ini mangka saya memutuskan untuk minta bantuan kepada Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Bandar Lampung untuk dapat membantu agar sertifikat tanah tersebut kembali kesaya lagi ” Tambahnya “.

Pada hari Rabu (16/05/2021) Team LPKN Bandar Lampung turun ke lokasi yang telah berkoordinasi dengan pusat dan wilayah guna mendatangi kantor Bank KCP BRI Seputih Raman dan bertemu dengan Pimpinan Bank KCP BRI Seputih Raman, ketua LPKN menceritakan kepada pimpinan Bank BRI Seputih Raman kronologis kejadian atas dipersulitnya pengambilan surat sertifikat tanah milik Ilham,  Pimpinan Bank BRI Seputih Raman merintahkan stafnya yang bernama Ma’rufi untuk menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada Ketua LPKN Roni, kemudian beliau juga meminta maaf atas kelalaian anak buahnya yang tidak profesional didalam menjalankan pekerjaannya ” Terang Roni ” Ketua LPKN Bandar Lampung. Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *